Play Group - Raudhatul Athfal (RA) - Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) - Majlis Ta'lim PERMATA

9/16/2013

FAEDAH AYAT KURSI

Bacaan ayat Al-Kursi:

اَللهُ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَهُ مَا فِيْ السَّمَاوَاتِ وَمَا ِفي اْلأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بمِاَ شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَلاَ يَؤُوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ اْلعَلِيّ اْلعَظِيْمُ (البقرة :255)
Allohu laa ilaaha illa huwal hayyul qoyyuum laa ta'hudzuhuu sanatuw walaa nauum, lahuu maa fis samaawati wamaa fil ardhi mandzal ladzii yasfa-u indahuu illaa biidznih, ya'lamu maa baina aidiihiim wamaa kholfahum walaa yukhiituuna bisyai-in min 'ilmihii illa bimaa-syaa-a.wasyi-a qursyiyyuhus-samaawati wal ardhi walaa ya-uuduhuu hifdzuhumaa wahuwal aliyyul adziim.

Artinya : Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur.  Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di  sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di  belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa  yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa  berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Mengenai keutamaan ayat Al-Kursi, Nabi Muhammad Saw. Telah bersabda :

عَنْ اَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله ُعَنْهُ قَالَ وَكَّلَنِيْ رَسُوْلُ الله ِ صَلَّي الله ُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحِفْظِ زَكَاةِ رَمَضَانَ فَـأَتَانيِ آتٍ فَجَعَلَ يَخْشُوْ مِنَ الطَّعَامِ فَـأَخَذْ تُهُ فَقُلْتُ َلأَرْفَعَنَّكَ اِلَي رَسُولِ اللهِ صَلَّي الله ُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَصَّ اْلحَدِيْثَ فَقَالَ : اِذَا اَوَيْتُ اِلَي فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ ايَةَ اْلكُرْسِيِّ لَنْ يَزَالَ مَعَكَ مِنَ اللهِ حَفِظٌ وَلاَيَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّي تُصْبِحَ وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوْبٌ ذَاكَ شَيْطَانٌ

'an abii huraoirota rodiallohu anhu qoola, wakkalanii rosululloohi saw bihifdzi zakaati romadhoona fa-ataanii aatinn faja-ala yakhsyuu minath tho'aami fa-ahodztuhu faqultu la-arfa-annaka ila rosulillaahi saw faqossol haditsa faqoola :
idzaa awaytu ilaa firoosika faqro' ayatal qursiyyi lan yazaala ma'aka minallohi hafidzun walaa yaqrobuka syaitoonun hatta tusbiha waqoolan nabiyyu saw sodaqota wahuwa kadzuubun dzaaka syaitoonun.

Artinya: "Dari Abu Hurairah Ra, dia berkata, "Rasulullah Saw. memerintahkan diriku untuk menjaga zakat Ramadhan. Seseorang datang kepadaku seraya dia mencakup sebagian bahan makan (kurma yang sedang dijaga). Lalu saya tangkap dia dan saya katakan, "Sungguh saya akan melaporkanmu kepada Rasulullah Saw. Dia lalu mengisahkan sebuah cerita. (Dia berkata, "aku sangat membutuhkannya, karena keluargaku banyak. "Maka orang itu saya lepaskan dan kemudian berkata lagi, "Biarkan aku ! aku akan mengajarkanmu kalimat-kalimat yang Allah akan memberi manfaat kepadamu dengan kalimat itu. "Lalu aku bertanya, "Apa itu?"). Dia berkata, "Jika engkau menuju tempat pembaringan, maka bacalah ayat Kursi. Tidak henti-hentinya bersamamu penjaga Allah, dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi. "Nabi Muhammad Saw. bersabda : "Benarlah dia kepadamu (tentang ayat Kursi), hanya saja dia itu adalah pembohong. Dia adalah setan". (HR. Bukhari dari Abu Hurairah ra.).

Demikianlah keutamaan ayat "Al-Kursi" sebagaimana disebutkan dalam Hadits di atas. Adapun selain itu banyak lagi manfaat ayat Kursi antaranya :

1.   Dapat menghindarkan gangguan setan dan orang zalim
Caranya: Bacalah ayat Kursi setiap awal permulaan siang dan malam, lakukanlah sebagai wirid dengan rutin. Insya Allah kita akan selalu terjaga dari gangguan setan dan dari maksud jahat orang zalim.
2.    Terbebas dari gangguan impian yang menyeramkan
Caranya: ketika sebelum tidur bacalah ta'udz 3 kali, yaitu :
اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ  ×3
A-'uudzubillaahiminasy-syaitoonirrojiim 3x

Artinya : "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk" lalu teruskan dengan membaca ayat Kursi 3 kali.
3.   Untuk keselamatan dalam perjalanan
Caranya: Sebelum bepergian atau keluar rumah terlebih dahulu membaca ayat Kursi, insya Allah dalam perjalanan tidak akan menemui bahaya atau kesulitan apapun hingga kembali.
4.   Untuk melebur dosa-dosa kecil
Caranya: Bacalah ayat Kursi setiap selesai melaksanakan shalat
5.       Untuk membungkam mulut orang yang ingin berlaku jahat
Caranya: Bacalah ayat Kursi sebelum kita menghadap kepada orang yang akan berlaku jahat.
6.   Mengobati kesurupan
Caranya: Pijit (tekan) pergelangan tangan kiri sambil membaca istighfar dan membaca ayat Kursi, kemudian membaca :
بِسْمِ الله اَمَنْتُ بِاللهِ اِعْتَصَمْتُ بِاللهِ تَوَكَلتُ باِللهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Bismillahi aamantu billahi I'tasomtu billahi tawakkaltu billahi laa haula walaa quwwata illaa bilaahi.
Artinya : "Dengan menyebut Nama Allah aku beriman kepada-Mu aku berserah diri kepada Allah dan tidak ada daya dan upaya kekuatan selain Allah.

CARA TAYAMUM BAGI ORANG SAKIT

a.       kemudian tiuplah.
b.       Dengan niat ikhlas kepada Allah SWT disertai membaca : Bismillahirrahmaanirrahiim.
c.       Usapkan kedua tangan anda pada muka dan kedua telapak tangan anda.
d.       Setelah selesai tayamum membaca do'a berikut ini :
اَشْهَدُ اَنْ لاَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَاحْدَه لاَشَرِيْكَ لَه وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُه وَرَسُوْلُه
            Asyhadu allaa ilaaha illallohu wahdahuu laa syariikalahu wa-asyhadu anna muhammadan 'abduhuu warosuuluhuu.


Artinya : Aku bersaksi, tidak ada Tuhan selain Allah, Esa tak bersekutu baginya. Dan aku bersaksi, bahwa Muhammad adalah hamba utusan-Nya

CARA SHOLAT BAGI ORANG SAKIT

 a.     Apabila anda sakit dan masih dapat berdiri serta dapat bergerak seperi biasa, lakukanlah sholat dengan berdiri.
b.     Kalau anda sudah tidak sanggup lagi untuk berdiri, lakukanlah dengan duduk iftirasy (bersimpuh) dan menghadap kiblat. Kemudian takbiratul ihram, dengan bacaan dan gerakan seperti sholat biasanya. Setelah itu ruku' dengan menundukan kepala sedikit, dan tangan dilutut. Sujud dikerjakan seperti biasa. Pada tahiyyat akhir, kalau anda tidak mampu duduk tawarruk, anda dapat duduk seperti pada awal sholat.
c.            Jika tidak mampu duduk, bias dengan berbaring dengan posisi miring. Jika tidak sanggup boleh terlentang.
d.            Anda tak perlu memaksakan diri untuk melakukan gerakan sholat dengan sempurna karena isyarat pada takbir intiqal (takbir peralihan)itu juga sudah cukup.
e.            Apabila berbaringpun anda sudah tidak mampu, maka anda dapat mengerjakan sesuai kemampuan. Semua persyaratan sholat dapat ditinggalkan jika tidak ada kemampuan.
f.               Bila ingatan dan kesadaran anda masih ada, maka anda masih mempunyai kewajiban melakukan sholat meski persyaratannya ditinggalkan karena sudah tidak mampu.